Sosial Budaya View All →

Anime, Otaku dan Hiperrealitas

By   2 weeks ago

Oleh: Muhammad Satria Abdul Karim Sudah tiga tahun semenjak saya menjadi penonton berat anime. Walaupun sebenarnya saya sudah menonton anime Naruto Shippuden secara rutin. Namun seiring berjalannya waktu, anime yang saya tonton menjadi lebih banyak lagi terutama ketika saya lebih sering ‘berselancar’ di dunia maya. Menurut Gilles Poitras[1] anime adalah kata yang digunakan oleh orang […]

Read More →

Sejarah Gerakan Mahasiswa di Indonesia

By   6 months ago

Dinamika kehidupan perguruan tinggi dan gerakan mahasiswa saat ini, cenderung lebih mesra dengan hedonisme, pola hidup konsumerisme, individualisme serta pragmatisme. Sementara gerakan mahasiswa dituntut dapat menjaga stabilitas ritme demokrasi, menjadi kepanjangan lidah masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya dan tentunya menjadi sebagaimana dielu-elukan dalam jargonnya: Agent social of change. Tak dapat kita bantah, bahwasanya terjadi dikotomi gerakan […]

Read More →

Pendidikan Perspektif Gender

By   10 months ago

  Oleh: Yudi Irfan Daniel [1]   “Perempuan tidak boleh melampaui batas, dengan batas-batas yang ditetapkan oleh cara pandang laki-laki dan masyarakat yang tak demokratis. Perempuan harus diam. Dan dalam diam adalah senjata pemusnah identitas manusia”. (Nawal El Saadawi) Feminisme adalah gerakan perempuan pada awalnya berangkat dari asumsi bahwa kaum perempuan selama ini ditindas dan dieksploitasi […]

Read More →

Politik Tani di Indonesia

By   11 months ago

  Oleh: Hendro Sangkoyo[1] Pasar hilang gaung/ Sungai hilang lubuk/ Fakta hilang makna/ Sri datang dalam goni   Abstrak Bagaimana memahami dinamika perampasan ruang-ruang hidup di kepulauan Indonesia sejak tamatnya pengorganisasian petani dalam tradisi Kiri di paruh kedua 1960? Pertama, dinamika tersebut tercermin dengan baik dalam perubahan tingkat laba, rente dan riba dari perluasan monopoli […]

Read More →

Beberapa Tipikal Fatwa dalam Lanskap New Media

By   11 months ago

sumber gambar: http://infokomputer.grid.id Oleh: Hengky Sulaksono* Belakangan ini, teknologi new media[1] mulai masif digunakan publik, khususnya di kalangan generasi muda, lebih spesifik lagi kaum muda urban dengan kemampuan konsumsi memadai. Sebagai teknologi komunikasi termutakhir, new media bersifat lebih praktis dan aksesibel ketimbang media massa konvensional. Kelebihan inilah yang menjadi pertimbangan penggunanya untuk memanfaatkan new media. […]

Read More →

Etnis di Minahasa dan Minahasa Utara*

By   11 months ago

Oleh: Hilma Safitri[1] Minahasa adalah suku yang tergolong besar dan berlokasi di Sulawesi bagian utara.[2] Minahasa merupakan suku yang cukup unik, karena hidup dan berkembang dengan tidak adanya sistem kerajaan atau persekutuan-persekutuan masyarakat yang berakibat pada tingkatan-tingkatan di dalam kehidupan sosial masyarakat (Depdikbud 1984, 44). Walaupun demikian, Minahasa mengenal sub-etnis (suku) yang tersebar di wilayah […]

Read More →

    Studi Islam View All →

    Islam dan Soal Penggusuran

    By   11 months ago

      Oleh: Muhammad Nashirulhaq** Hari-hari ini, kita menyaksikan penggusuran—baik yang sudah terjadi maupun yang masih berupa ancaman—dalam berbagai bentuknya terjadi di mana-mana dan dengan dalih apa saja. Atas nama normalisasi sungai dan penertiban pemukiman “liar” dan ilegal (seperti yang terjadi di Kampung Pulo, Bukit Duri, dan sederet kampung lainnya di Jakarta, yang dengan sangat apik […]

    Read More →

    LGBT, Mendayung antara Fundamentalisme (Pasar) Seksual dan Konservatisme (Puritan) Anti-Seksual

    By   11 months ago

      Oleh: Muhammad Al-Fayyadl* Isu LGBT mengemuka sebagai isu yang mendapatkan perhatian dari umat Islam di negeri ini. Bagaimana perspektif yang mungkin diajukan dari sudut “Islam Progresif” untuk menanggapi persoalan ini? Pertanyaan ini ibarat lubang gerowong yang belum banyak dijawab oleh front Islam Progresif, di tengah kesibukan problem kelas yang menyibukkan gerakan rakyat dalam kerja-kerja […]

    Read More →

    Konflik Simbolik Internal Islam di Aspek Politis: Jalaluddin Rakhmat dalam perspektif Sunni

    By   11 months ago

      Oleh: Raja Cahaya Islam* Jika kita berbicara mengenai masyarakat, tentunya kita tak akan pernah lepas dari suatu hukum alam (sunnatullah) yang melekat padanya, yaitu pluralitas. Hal ini dipertegas oleh pendapat Dawam Rahardjo (2014), menurutnya, pluralitas merupakan suatu keniscayaan, dan sesungguhnya masyarakat sedang menuju pluralitas. Pluralitas sendiri terjadi di dalam berbagai aspek kehidupan, seperti bangsa, […]

    Read More →

    Penulisan Sejarah: Antara Sunni dan Syiah

    By   3 years ago

    Oleh: Ahmad Sahidin Salam. Tulisan ini melanjutkan kajian terdahulu tentang penulisan biografi Nabi Muhammad Saw antara Sunni dan Syiah, yang memiliki perbedaan. Tidak hanya penulisan sejarah Nabi Muhammad Saw, juga dalam penulisan sejarah Islam secara umum. Sedikit berbagi, dan ini juga hanya sekadar kajian awal.  Barangkali nanti ada yang bisa melanjutkan kajian ini. Sunni Saya […]

    Read More →

    Sekularistik atau Teoantroposentrik?

    By   5 years ago

    Oleh: Hafidz Azhar* Islam dan ilmu pengetahuan pada hakikatnya dua entitas yang tidak bisa dipisahkan. Namun, asumsi-asumsi terhadap ajaran Islam yang murni harus ada pelurusan dan koreksi. Mau tidak mau agama Islam saat ini harus bersusah payah menghadapi arus globalisasi. Arus globalisasi ini memiliki dampak yang signifikan bagi ajaran Islam. Buktinya, pada dunia pendidikan, agama […]

    Read More →

    Demokrasi Spiritual: Sebuah Ikhtiar Membaca Diskursus Agama

    By   5 years ago

    Oleh: Ridwan Rustandi* “Agama adalah apa yang dikerjakan seseorang dalam kesunyiannya.” —A. N. Whitehead Membaca seputar keagamaan memang menarik untuk terus diperbincangkan. Bukan sepintas lalu kita berusaha membaca dan memaknai aktifitas keagamaan dalam hidup kita. Pasalnya, agama sebagai bagian dari entitas kehidupan manusia, memberikan akar radikal dalam menderivasikan segenap aspek kehidupan lainnya. Manusia, disadari atau […]

    Read More →

      Filsafat View All →

      Kontingensi Sebagai Kritik atas Masalah Hume

      By   1 week ago

      Oleh: Muhammad Satria Abdul Karim “Everything could actually collapse: from tree to stars, from stars to laws, from physical laws to logical laws; and this not by virtue of some superior law whereby everything is destined to perish, but by virtue of the absence of superior law capable of preserving anything, no matter what, from […]

      Read More →

      Mendudukan Makna Wahyu Memandu Ilmu

      By   1 week ago

      Oleh: Raja Cahaya[*] [1] Perkara wahyu memandu ilmu kiranya menjadi penting di kalangan intelektual agamis. Perkara itu mencuat dalam dua posisi, satu sisi mereka mesti setia dengan objektifitas ilmu pengetahuan, dan di sisi lain mereka mesti setia pada teks suci. Ketika berbicara ilmu pengetahuan atau sains, maka secara filosofis, kita berbicara metodologi. Apa yang dicari […]

      Read More →

      Anime, Otaku dan Hiperrealitas

      By   2 weeks ago

      Oleh: Muhammad Satria Abdul Karim Sudah tiga tahun semenjak saya menjadi penonton berat anime. Walaupun sebenarnya saya sudah menonton anime Naruto Shippuden secara rutin. Namun seiring berjalannya waktu, anime yang saya tonton menjadi lebih banyak lagi terutama ketika saya lebih sering ‘berselancar’ di dunia maya. Menurut Gilles Poitras[1] anime adalah kata yang digunakan oleh orang […]

      Read More →

      Demokrasi Sosial: Konsepsi tentang Perjuangan Sosialisme di dalam Gerakan Kiri Lama

      By   6 months ago

        Oleh: Dede Mulyanto   Gerakan Kiri Lama (GKL) yang dimaksud di sini ialah suatu gerakan politik-ideologis di Eropa pasca dihancurkannya eksperimen Komune Paris 1870 hingga 1914 yang dibangun di atas pondasi pemikiran ekonomi politik Karl Marx. Salah satu ciri luaran yang menonjol dari GKL ialah nama yang disandangkan para aktivisnya kepada gerakan dan organisasi […]

      Read More →

      Kids Jaman Now Tak Dikoyak-koyak Sepi, Ia Dikoyak-koyak Galau (Risalah Serius di Sekitar Sastra dan Filsafat)

      By   10 months ago

        Oleh: Syihabul Furqon* mampus kau dikoyak-koyak sepi —Chairil Anwar Soalnya adalah bahwa Chairil Anwar—yang menulis ‘ini aku si binatang jalang’ (ingat, bukan binatang lajang)—macam tahu benar bahwa betapa musykilnya menjadi manusia: terlebih di sebuah masa yang kini kita sebut ‘modern’ dipertaruhkan. Posisinya dalam kesusastraan Indonesia, bagi saya, serupa dengan penyair perantauan terakbar—Kahlil Gibran (sial, […]

      Read More →

      Raja Filsuf sebagai Benih Totaliterisme, Benarkah?

      By   11 months ago

        Oleh: Yuris Fahman Zaidan[1] Sejak abad ke 20 Plato diserang dari berbagai arah. Dalam tradisi filsafat misalnya, Nietzche memandang Plato sebagai pemikir awal yang menyebarkan sumber nihilisme di Eropa. Sementara Heidegger meyakini Plato telah melupakan pembicaraan Ada dalam filsafat, dengan menyatakan bahwa Plato telah mengawali sejarah metafisika—sejarah kelupaan akan ada. Dan Delueze menyerang pemikiran […]

      Read More →

        Sastra View All →

        Jawawut: Ciung Wanara

        By   6 days ago

        Oleh: Gofar Mladenova Ketika matahari terbit dari timur, saat kicauan burung terdengar sampai ke seluruh pesawahan dan ladang, dan disaat itu aku terlahir kedunia. Dunia yang sama sekali aku tak tahu. Awalnya ku mengenal suara-suara itu tetapi tidak tahu apa maksud dari semua yang ku lihat dan ku dengar saat itu. Seorang perempuan bertubuh besar […]

        Read More →

        Sastra, Sensor dan Negara: Seberapa Jauhkah Bahaya Novel?

        By   10 months ago

          Oleh: Pramoedya Ananta Toer* Saya warganegara Indonesia dari ethnik Jawa. Kodrat ini menjelaskan bahwa saya dibesarkan oleh sastra Jawa, yang didominasi oleh sastra wayang, lisan maupun tulisan, yang berkisah tentang Mahabarata dan Ramayana, versi Jawa, serta kunyahan-kunyahan atasnya dengan masih tetap bertumpu pada kewibawaan Hindu. Sastra yang dominan ini tanpa disadari mengagungkan klas atau […]

        Read More →

        Darwis Aya di Puseur Dayeuh Persia

        By   10 months ago

          Cunduk dina hiji waktu, Darwis* nepi ka Puseur Dayeuh nagri Persia. Ari nepina téh wanci panon poé geus surup.  Atuh kangaranan Darwis téa, teu apal ka sasaha di panyabaan téh, semet bisa ngandelkeun keketrok ka saban panto imah (jalma nu teu dipiwawuh). “Susuganan engke tepung jeung imah nu mimiti di tungtung jalan ieu. Rék […]

        Read More →

        Putusan Ajib Pikeun Perkara Ahéng

        By   10 months ago

          Aya dua lalaki nu ngadukeun hiji masalah ka qodi. Salah sahijina cumarita, “Sim kuring éstu meuli sacangkéwok taneuh ti tatangga kuring, jang piimaheun. Mangsa kuring keur ngagali éta taneuh geusan nyieun pondasi, geuning bet manggih katél nu pinuh ku emas. Tuluy kuring mikeun éta emas ka inyana, éh, da inyana kalah nampik éta katél. […]

        Read More →

        Sang Resi dan Pezina

        By   10 months ago

          Oleh: Afif Muhammad* Dahulu kala, di sebuah pedukuhan terdapat seorang perempuan dan seorang lelaki yang ketahuan berzina. Lalu, orang-orang di pedukuhan itu menyeret kedua makhluk pelaku dosa itu ke ladang terbuka untuk mereka rajam. Adat di pedukuhan itu mengatakan bahwa, pelaku zina harus dihukum rajam, dengan cara kedua pelakunya ditanam hidup-hidup di sebuah lobang […]

        Read More →

        Dr Faust, Apa Agamamu?

        By   10 months ago

          Oleh: Acuz*   “Wenn Islam Gott ergeben heist in Islam leben und sterben wir alle” –Goethe Tak dinyana, seorang Goliath sastra asal Jerman suatu ketika sempat membaca riwayat hidup sang Nabi SAW. Konon saking begitu menarik perhatiannya, ia juga meluangkan banyak waktu untuk membaca ajaran-ajarannya. Kutipan di atas adalah salah satu komentarnya terhadap Islam […]

        Read More →

          Berita & Informasi View All →

          MENAKAR ULANG PERJUANGAN

          By   7 months ago

              Seorang tokoh Islam yang cukup santer menentang imperialisme adalah Ali Syari’ati. Pria kelahiran 24 November 1933 itu berasal dari keluarga yang agamis, kemudian tumbuh menjadi pemikir Iran yang kontroversial. Pandangannya tetang imperialisme ditalikan dengan negara dunia ketiga yang berpenduduk mayoritas muslim. Dari situlah ia berkesimpulan bahwa Islam tak terlepas dari hegemoni Barat. Dari […]

          Read More →

          Diskusi “Islam dan Komitmen Kebangsaan: Menyoal NKRI Harga Mati” Gambaran Umum

          By   9 months ago

          Sudah lebih dari tujuh dekade Indonesia merdeka. Kemerdekaan Indonesia tidaklah dibayar dengan harga yang murah. Berbagai pengorbanan diberikan untuk kedaulatan rakyat yang tertindas. Penindasan yang dilakukan oleh imperialis ini dilawan sekuat tenaga. Perlawanannya disertai dengan heterogenitas identitas masyarakat nusantara saat itu. Dimulai dari perbedaan suku, ras sampai agama. Para pendahulu kita mengenyampingkan dulu identitas mereka […]

          Read More →

          Dijadikan Sapi Perahan di Sektor Buruh, Kehilangan Tanah di Sektor Tani

          By   9 months ago

          LPIK.ORG — Peran perempuan di sektor buruh tak lain adalah sebagai sapi perahan. Demikian yang dikatakan salah seorang pembicara dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Wawan. Menurutnya, keadaan buruh pabrik sangat miris, hal itu diperparah dengan maraknya sistem kerja kontrak. Ia menyampaikan ini di depan puluhan mahasiswa dalam diskusi publik yang diselenggarakan Women’s March […]

          Read More →

          Milangkala LPIK XXI: Fenomena Terkini di Negeri Kita

          By   2 years ago

          gambar oleh: Ilham Ramdani Kita bisa menilai bagaimana sistem politik di Indonesia. Di tengah masalah-masalah sosial yang akut dan tidak bisa dilepaskan, kita dapat menyodorkan pertanyaan yang penting untuk dijawab sebagai kritik maupun otokritik. “Apa yang telah kita lakukan untuk memerbaiki Indonesia di tengah sengkarutnya situasi politik sekarang? Apakah perbincangan atau diskusi mahasiswa dan yang […]

          Read More →

          Acara Milangkala LPIK XX

          By   3 years ago

          LPIK akan mengadakan acara Milangkala yang ke XX, dengan tema “Proyeksi Kebudayaan dalam Secangkir Kopi”.  Acara tersebut diisi dengan rangkaian diskusi publik dan juga hiburan atau pentas seni. Antara lain: “Sejarah Kopi dan Pengelolaan Kopi di Indonesia”, Pemateri: Ridwan Hutagalung (Sejarawan) dan Tolib Rahmatillah (Dosen sejarah peradaban islam UIN SGD) (tanggal 10 Mei 2016, bertempat di Aula […]

          Read More →

          Catatan di Yogyakarta

          By   4 years ago

          Aku dihadapkan pada suatu problematika, ketika Lembaga Pengkajian Ilmu Keislaman (LPIK) “memaksaku” untuk menghadiri pelatihan Advokasi Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan yang diselenggarakan oleh Lembaga Studi Agama dan Filsafat (LSAF) serta Jaringan Mahasiswa Lintas Agama (Jarilima). Bagaimana mungkin aku meninggalkan Cibiru, kemudian pergi ke Yogyakarta kalaulah tugas-tugas kuliahku banyak sekali? Tapi ketua rimba itu terus “memaksa”, […]

          Read More →

            Opini View All →

            Kontingensi Sebagai Kritik atas Masalah Hume

            By   1 week ago

            Oleh: Muhammad Satria Abdul Karim “Everything could actually collapse: from tree to stars, from stars to laws, from physical laws to logical laws; and this not by virtue of some superior law whereby everything is destined to perish, but by virtue of the absence of superior law capable of preserving anything, no matter what, from […]

            Read More →

            Mendudukan Makna Wahyu Memandu Ilmu

            By   1 week ago

            Oleh: Raja Cahaya[*] [1] Perkara wahyu memandu ilmu kiranya menjadi penting di kalangan intelektual agamis. Perkara itu mencuat dalam dua posisi, satu sisi mereka mesti setia dengan objektifitas ilmu pengetahuan, dan di sisi lain mereka mesti setia pada teks suci. Ketika berbicara ilmu pengetahuan atau sains, maka secara filosofis, kita berbicara metodologi. Apa yang dicari […]

            Read More →

            Anime, Otaku dan Hiperrealitas

            By   2 weeks ago

            Oleh: Muhammad Satria Abdul Karim Sudah tiga tahun semenjak saya menjadi penonton berat anime. Walaupun sebenarnya saya sudah menonton anime Naruto Shippuden secara rutin. Namun seiring berjalannya waktu, anime yang saya tonton menjadi lebih banyak lagi terutama ketika saya lebih sering ‘berselancar’ di dunia maya. Menurut Gilles Poitras[1] anime adalah kata yang digunakan oleh orang […]

            Read More →

            Kids Jaman Now Tak Dikoyak-koyak Sepi, Ia Dikoyak-koyak Galau (Risalah Serius di Sekitar Sastra dan Filsafat)

            By   10 months ago

              Oleh: Syihabul Furqon* mampus kau dikoyak-koyak sepi —Chairil Anwar Soalnya adalah bahwa Chairil Anwar—yang menulis ‘ini aku si binatang jalang’ (ingat, bukan binatang lajang)—macam tahu benar bahwa betapa musykilnya menjadi manusia: terlebih di sebuah masa yang kini kita sebut ‘modern’ dipertaruhkan. Posisinya dalam kesusastraan Indonesia, bagi saya, serupa dengan penyair perantauan terakbar—Kahlil Gibran (sial, […]

            Read More →

            Mengakui Kemerdekaan Kita

            By   1 year ago

            sumber gambar: goodnewsfromindonesia Oleh: Abdul Hamid* Apa cara terbaik untuk memperingati kemerdekaan? Dengan main panjat pinang, balap karung, atau memasang bendera terbesar di atas tebing? Ataukah pertanyaan ini yang tak perlu kuajukan? Lupakanlah bila semua itu mengganggu pikiran. Namun untuk poin kedua, selebrasi kemerdekaan dengan memasang bendera di atas tebing pada tahun lalu, telah memberi […]

            Read More →

            Kematian dalam Perspektif Phytagoras

            By   2 years ago

            Oleh: Muhammad Satria Abdul Karim* Kematian dan kelahiran memiliki kemiripan. Setiap orang mengalaminya, namun tidak sanggup menceritakannya. Kalau pun bercerita tentang kelahiran diri kita sendiri, itu berdasarkan cerita orang lain. Sebaliknya, seseorang mengalami kematian, namun tak sanggup menceritakan karena terputus kemampuannya untuk berkomunikasi dengan teman yang masih hidup. Apakah kematian itu membuat seseorang menangis kesakitan […]

            Read More →