Loading...
You are here:  Home  >  Sastra  >  Puisi  >  Current Article

ROMBONGAN ROH

By   /  February 18, 2014  /  No Comments

    Print       Email
Oleh:  Galah Denawa*
Ketika titanium langit mematangkan sebuah kota
Di kulitnya yang telah lama kusta, aku berjalan
Di antara para pengemis waktu yang kelelahan
Melintasi penyesalan diri dan sesekali berharap
Hujan turun menghampiri sebagian usiaku

 

Rasanya ingin kukatakan, pada kabut yang merangkak
Pada burung-burung yang bergegas
Bahwasanya sebuah kota, di mana masih banyak kuburan yang terbuka
Bagi para pemuja embun dan pemetik keringat daun-daun
Hingga keberadaanku tak lebih dari ketiplak kaki yang mengalun

 

Seperti candu yang mengerak cokelat di ubun langit
Sore ini, seperti pula tatapan dingin seorang nabi
Kota yang redup pada sebuah dimar dan hitam trotoar
Perlahan menampilkan wujudnya yang memar

 

Siapa yang tetap berdiri dan angkuh
Siapa yang percaya ambisi  tak pernah tertidur
Menunggu dan mendengkur, siapa yang menatapku tajam…

 

Maka kuhiriup gedung-gedung yang melepuh
Parit-parit berlendir, kebiruan dan bau anyir
Mesin-mesin berdesis, merayap mengais
Jembatan-jembatan menyembul, telengkup dan bengkung
Jalanan, rumah-rumah, pasar-pasar, tugu-tugu, gusar dan terlampau bisu
Sebuah lanskap memilukan persis yang pernah Anung Un Rama janjikan

 

Telah kutulis puisi ini sebagai sebuah kabar
Dari perjalanan yang jauh, dari perasaan yang utuh
Aku terpaksa berjalan mengikuti mandat angin
Dan tak mampu mengatakan bahwa sebenarnya sebuah kota

 

Adalah mahsyar yang lambat laun menyerap darah kemanusiaanku

 

 

*Penulis adalah mahasiswa Sosiologi dan JENDERAL Forum Alternatif Sastra UIN SGD Bandung
    Print       Email
  • Published: 4 years ago on February 18, 2014
  • By:
  • Last Modified: February 18, 2014 @ 5:27 am
  • Filed Under: Puisi, Sastra
  • Tagged With:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like...

Sastra, Sensor dan Negara: Seberapa Jauhkah Bahaya Novel?

Read More →
%d bloggers like this: