Loading...
You are here:  Home  >  Sastra  >  Cerpen  >  Current Article

Menuju Konferensi Nasional LSAF Day #1

By   /  March 2, 2014  /  No Comments

    Print       Email

Oleh: Siti Fatimah*
Aku merupakan delegasi dari LPIK untuk menghadiri acara konferensi Nasional mengenai Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan Di Indonesia Era Reformasi, yang diadakan oleh LSAF. Aku memutuskan berangkat dari Bandung hari minggu, karena berbagai pertimbangan. Maka dari itu, rencana kumpul bersama delegasi yg lain adalah jam 10.00 di pool Baraya Travel, Suci. Kenapa naik travel? Soalnya ketika berunding mengenai teknis keberangkatan itu ternyata rute sampe tempat tujuan sangatlah naudzubillah memusingkan. Apalagi kami bukan orang Jakarta, yang bisa dipastikan tingkat ‘kenyasarannya’ sangatlah tinggi. Jadi rencana awal untuk naik bis kami cancel. tak apalah ongkos lebih mahal, dibanding resiko nyasar di kota besar?

Jam 12.53 kami sampai di kota Jakarta. Tapi sayang, sopir travel yang kami tumpangi sangat menyebalkan. Kubilang tolong turunkan kami dijalan Gatot Subroto, eh dia malah bawa kami sampai akhir rute travelnya di Blora. Saat ditanya mengapa permintaanku malah dihiraukan eh dia malah tidak menjawab. Jadilah aku dan yang lain harus memutar jalan untuk mencari halte bus terdekat, dan itu dengan jarak yang tidak bisa dikatakan dekat. Kami terus berjalan mencari halte, dengan beban tas yang berat ditambah cuaca ibukota yang panas. Bisa kau bayangkan sendiri keadaan kami seperti apa kan?

Untungnya, ketika sampai di halte, petugas mengatakan untuk menuju ke Gatot Subroto bisa ditempuh menggunakan bis Kopaja.
Akhirnya, Kopaja datang setelah kami tunggu beberapa waktu, perjalanan pun berlanjut. Tak lama setelah kami duduk di bangku kopaja, kondektur memberitahu pada penumpang di dalam bus yang tujuan akhir mereka jurusan Gatsu-Lipi agar bersiap untuk turun, dan kami termasuk diantaranya.

Keluar dari kopaja, kami kembali disambut panasnya ibukota.. Tapi kali ini kami menyambutnya dengan sukacita, karena plang hotel yang kami tuju sudah ada di depan mata.

Memasuki lobby, aku bertanya pada resepsionis. Apakah nama kami sudah ada dalam list tamu yang akan check-in hari ini? “Untuk acara LSAF ya? Setelah di check nama kalian sudah ada, silakan isi form, ini kunci kamarnya dan selamat beristirahat.” Begitu jawab pria jangkung yang berdiri di balik meja resepsionis. Aku pun langsung menuju ke lantai 2, dimana letak kamar yang tertera di kartu berada. Memasuki kamar, hawa AC mengucapkan selamat datang, kasur pun mempersilahkan aku untuk menidurinya. Selamat istirahat, hari esok akan menjadi hari yang panjang. Semangat!

*Penulis adalah Anggota LPIK dan juga sebagai anggota Woman Studies Center

    Print       Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like...

Jawawut: Ciung Wanara

Read More →
%d bloggers like this: