Loading...
You are here:  Home  >  Sastra  >  Puisi  >  Current Article

Hujan di Tanah Gusuran~

By   /  December 26, 2017  /  No Comments

    Print       Email

sumber gambar: tempo.co

Oleh: Arif Wahidin*

Gerombolan air turun dari langit,
Membuat suara yang begitu riuh,
Bila di kejauhan suaranya terdengar samar–seolah memancarkan suara penolakan atas penggusuran yang telah terjadi,
Sedangkan di pagar rumah yang masih tersisa, tertempel sepanduk tercoret cat besi berwarna merah yang bertuliskan “ini tanah hasil membeli, bukan mencuri!!!!!”.
Air bergelinangan di sana-sini,
Berbiak di mana-mana.
Airnya bagaikan air mata sang ibu yang ditinggal mati anaknya.

*penulis adalah kurawa LPIK, mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam UIN SGD, bergiat di Sastra Rakyat (sara).

    Print       Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like...

Dr Faust, Apa Agamamu?

Read More →
%d bloggers like this: