Loading...
You are here:  Home  >  Articles by Hafidz Azhar
Latest

Acara Milangkala LPIK XX

By   /  May 8, 2016  /  Berita & Informasi  /  No Comments

LPIK akan mengadakan acara Milangkala yang ke XX, dengan tema “Proyeksi Kebudayaan dalam Secangkir Kopi”.  Acara tersebut diisi dengan rangkaian diskusi publik dan juga hiburan atau pentas seni. Antara lain: “Sejarah Kopi dan Pengelolaan Kopi di Indonesia”, Pemateri: Ridwan Hutagalung (Sejarawan) dan Tolib Rahmatillah (Dosen sejarah peradaban islam UIN SGD) (tanggal 10 Mei 2016, bertempat di Aula […]

Read More →
Latest

معنى الإشارات في قصة مذكرات طبيبة

By   /  March 25, 2015  /  Kritik Sastra  /  No Comments

كاتب: حافظ أزهر ا. تاريخ الحياة نوال السعداوي نوال السعداوي هي الرائدة النسوية المصرية، الطبيب والكاتب المتشددين على مشاكل المرأة العربية. وهو واحد من الكاتب المصري المعاصر الذي عمل هو ترجمتها على نطاق واسع ومتاح في اثني عشر لغات. ولدت نوال السعداوي في عام 1931 في كفر التحلاى، وهي قرية صغيرة خارج القاهرة. أثير السعداوي […]

Read More →
Latest

Sekularistik atau Teoantroposentrik?

By   /  March 8, 2014  /  Studi Islam  /  No Comments

Oleh: Hafidz Azhar* Islam dan ilmu pengetahuan pada hakikatnya dua entitas yang tidak bisa dipisahkan. Namun, asumsi-asumsi terhadap ajaran Islam yang murni harus ada pelurusan dan koreksi. Mau tidak mau agama Islam saat ini harus bersusah payah menghadapi arus globalisasi. Arus globalisasi ini memiliki dampak yang signifikan bagi ajaran Islam. Buktinya, pada dunia pendidikan, agama […]

Read More →
Latest

Rumpi Ririwa dan Launching Web

By   /  March 1, 2014  /  Berita & Informasi  /  No Comments

LPIK mengadakan acara Rumpi Ririwa dengan rangkaian acara diskusi publik “Islam dan Media” dan peluncuran website pada Hari Selasa tanggal 4 Maret 2014 pukul 13.00, di Gedung Student Center UIN Bandung. Acara diskusi  diisi oleh  Acep Iwan Saidi (Pakar Semiotika Media) dan Prof Dr H Asep Saeful Muhtadi MA (Guru Besar Komunikasi UIN Bandung) selaku […]

Read More →
Latest

Islam, Mitos dan Ideologi Media: Sebuah Tinjauan Semiotika

By   /  February 20, 2014  /  Studi Islam  /  No Comments

Oleh: Hafidz Azhar* Islam merupakan agama doktriner. Dalil-dalil keagamaan selalu diposisikan sebagai bagian nomor satu, dan selebihnya ialah keharusan yang tidak dapat dituntut. Adapun indikasinya, bahwa memahami Al-Qur’an ataupun Al-Hadits menjadi simbol utama pada ungkapan-ungkapan “baik”. Ungkapan “baik” idealnya, dijadikan legitimasi pada justifikasi oknum yang tidak berdasarkan tinjauan historis. Tinjauan historis bukan saja dilihat dari […]

Read More →
Latest

Strukturalisme dan Formalisme Rusia

By   /  February 10, 2014  /  Kritik Sastra, Sastra  /  1 Comment

Oleh: Hafidz Azhar* Sudah sepantasnya, kita menyebut Istilah strukturalisme lahir dari seorang bapak linguistik modern bernama Ferdinand de Saussure. Saussure tidak hanya mempengaruhi pemikiran strukturalismenya pada satu titik yaitu bahasa. Akan tetapi, pengaruhnya ini masuk pada pelbagai aspek semisal, sastra, kebudayaan, psikonalisis, dan lain sebagainya. Para tokoh seperti, Claude Levi-Strauss, Jaques Lacan, Roland Barthes, Louis […]

Read More →
Latest

Filsafat Analitik, Dinamika Kajian Bahasa

By   /  February 10, 2014  /  Filsafat  /  No Comments

Oleh: Hafidz Azhar* Bahasa dan filsafat, dilihat dari keterkaitannya boleh dikatakan merupakan dua entitas yang sama-sama saling melengkapi. Pandangan ini muncul ketika seseorang yang sedang mendalami filsafat dibingungkan dengan pertanyaan-pertanyaan filosofis, atau dengan kata lain konsep filsafat yang ditelurkan melalui bahasa ontologis. Seperti pertanyaan mendasar “apa itu ada?”, “apa itu bahasa?” dan “bagaimana yang ada […]

Read More →
Latest

Semiotika Terbalik

By   /  February 10, 2014  /  Sosial Budaya  /  No Comments

Oleh: Hafidz Azhar* Prologue Hidup semakin absurd. Saat ini, banyak sekali benda-benda aneh muncul untuk menutupi akal manusia. Jika diukur, lambat-laun manusia akan kehilangan identitasnya sebagai makhluk yang memiliki ciri berebeda dengan makhluk lainnya. Kenapa tidak, kini manusia lebih memilih menggunakan objek materialnya daripada harus mendalami objek formalnya. Sudahlah, mungkin penjelasan seperti itu terlalu membingungkan. […]

Read More →